DIII Kesehatan Lingkungan

Visi Misi dan Tujuan Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan

DESKRIPSI

STIKes Muhammadiyah Palembang dimulai dari berdirinya Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Muhammadiyah Palembang tahun 1984  kemudian  Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) tahun 1994 sedangkan Akademi Fisioterapi (AKFIS) berdiri 1995, seiring dengan perubahan / konversi SPK menjadi AKPER.  Dalam perkembangan dunia pendidikan, akhirnya pada tahun 2006 Akademi Kesehatan (AKPER, AKL, AKFIS) Muhammadiyah Palembang bergabung menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Palembang yang disahkan dalam SK Mendiknas 214/D/O/2006 tanggal 08 September 2006 dengan penambahan Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Studi Ilmu Kebidanan.  Dan sampai sekarang STIKes Muhammadiyah Palembang memiliki 5 (lima) Program Studi.

VISI

Menjadikan program studi Kesehatan Lingkungan STIKes Muhammadiyah Palembang yang unggul dalam bidang Sanitasi Industri yang Islami, Berkemajuan dan berdaya saing.

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan ahli madya kesehatan lingkungan yang berkemajuan melalui pengembangan pengetahuan, moralitas yang unggul dan Islami dalam bidang Kesehatan Lingkungan Industri.

  2. Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan pengetahuan dan pemecahan masalah kesehatan lingkungan.

  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat dalam mengimplementasikan kompetensi dibidang kesehatan lingkungan.

  4. Melaksanakan tata kelola pendidikan dan manajemen organisasi yang sesuai dengan prosedur dan standar mutu pelayanan.

  5. Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

  6. Mengembangkan kemitraan lintas sektor dalam pengelolaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. 

TUJUAN

  1. Menghasilkan kualitas dan kuantitas lulusan sesuai dengan kebutuhan stakeholder.
  2. Mewujudkan penjaminan mutu pendidikan Kesehatan Lingkungan sehingga menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, Islami dan berdaya saing
  3. Meningkatkan pemenuhan sarana dan prasarana dalam jumlah dan jenis yang memadai.
  4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik dan kependidikan.
  5. Meningkatkan manajemen pengelolaan pendidikan
  6. Meningkatkan kedisiplinan dan budaya kerja sivitas akademika.
  7. Meningkatkan transparansi dan akuntabel pengelolaan administrasi dan keuangan institusi.
  8. Mengembangkan kemitraan dengan instansi/lembaga pemerintah terkait dalam dan luar negeri.

SASARAN


Translate »